Pada grafik per jam, pasangan GBP/USD pada hari Kamis memantul dari level resistance 1,3596–1,3620 dan turun menuju level support 1,3513–1,3539. Namun, pergerakan harga dalam beberapa hari terakhir cenderung bergerak mendatar. Hari ini, pantulan dari zona support dapat membuka peluang bagi pelaku pasar untuk mengantisipasi kelanjutan tren naik dan upaya baru pound untuk ditutup di atas level 1,3596–1,3620. Namun, banyak hal hari ini akan bergantung pada sentimen berita yang berkembang.

Struktur gelombang masih tetap bullish. Gelombang naik terakhir yang sudah selesai berhasil menembus di atas puncak sebelumnya, sementara gelombang turun terakhir gagal menembus di bawah titik terendah sebelumnya. Faktor geopolitik sempat memberi pihak bearish kendali hampir penuh atas pasar selama dua bulan, tetapi latar belakang geopolitik sejak itu telah bergeser dan kini sebagian besar mendukung pihak bullish. Saat ini, gencatan senjata antara Iran dan AS masih berlaku, meskipun situasinya mengarah pada eskalasi lebih lanjut dan konfrontasi jangka panjang. Akan sulit bagi pihak bullish untuk melancarkan serangan kuat dalam beberapa minggu mendatang, tetapi untuk saat ini juga belum ada alasan jelas bagi mereka untuk mundur.
Pada hari Kamis, latar belakang berita kembali meningkatkan tekanan terhadap dolar. Donald Trump kembali mengancam Iran dengan serangan rudal dan serangan baru jika kesepakatan tidak ditandatangani dalam waktu dekat. Selain itu, laporan-laporan penting AS mengenai Nonfarm Payrolls dan tingkat pengangguran akan dirilis hari ini, dan sepanjang tahun lalu data-data ini lebih sering mengecewakan daripada menggairahkan investor. Pada bulan Maret, hampir 180.000 lapangan kerja tercipta, tetapi perlu diingat bahwa ini hampir merupakan satu-satunya kasus data dengan angka sekuat itu. Satu bulan sebelumnya, angkanya berada di -133.000. Tingkat pengangguran memang menurun dalam beberapa bulan terakhir dari 4,5% menjadi 4,3%, tetapi selama tiga tahun terakhir telah naik dari 3,4% menjadi 4,3%. Kenaikannya tidak dramatis, tetapi pengangguran tetap meningkat, sementara jumlah lapangan kerja yang tercipta jauh lebih sedikit dibandingkan beberapa tahun lalu. Dengan demikian, setiap laporan pasar tenaga kerja menjadi potensi risiko bagi dolar. Pasar tidak lagi memburu dolar AS secara membabi buta hanya karena konflik di Timur Tengah. Menurut pandangan saya, pelaku pasar yang bullish masih berada pada posisi yang jauh lebih percaya diri dibandingkan pihak bearish.

Pada grafik 4 jam, pasangan ini telah berkonsolidasi di atas channel tren menurun, yang membuka peluang bagi terbentuknya tren bullish sepenuhnya. Konsolidasi di atas level Fibonacci 38,2% di 1,3540 mendukung kemungkinan kelanjutan kenaikan menuju level korektif 23,6% di 1,3664. Gambaran teknikal pada grafik per jam saat ini lebih informatif, dan saya menyarankan untuk lebih berfokus padanya. Saat ini tidak terlihat adanya divergensi yang muncul.
Laporan Commitments of Traders (COT):
Sentimen di kalangan trader kategori nonkomersial menjadi lebih bearish selama pekan pelaporan terakhir. Jumlah posisi long yang dipegang spekulan berkurang 3.509, sementara jumlah posisi short meningkat 5.091. Selisih antara posisi long dan short kini secara efektif berada di kisaran 59.000 versus 120.000. Selama enam minggu berturut-turut, trader nonkomersial secara aktif meningkatkan posisi jual dan mengurangi posisi beli, sehingga menimbulkan ketidakseimbangan yang kuat antara long dan short. Dalam beberapa bulan terakhir, pihak bearish mendominasi, yang tidak mengherankan mengingat situasi geopolitik.
Saya masih belum percaya pada tren bearish jangka panjang untuk pound, tetapi saat ini semuanya tidak lagi bergantung pada indikator ekonomi, kebijakan perdagangan Trump, atau kebijakan moneter bank sentral, melainkan pada durasi, skala, dan konsekuensi perang di Timur Tengah. Dalam beberapa minggu terakhir, pasar sempat bergeser ke arah ekspektasi deeskalasi, namun berita terbaru menunjukkan bahwa gencatan senjata penuh masih jauh, dan konflik dapat kembali memanas kapan saja. Dalam kasus tersebut, keunggulan pihak bearish bisa menjadi semakin kuat.
Kalender Ekonomi untuk AS dan Inggris:
- AS – Perubahan Data Penggajian Nonpertanian (12:30 UTC)
- AS – Tingkat Pengangguran (12:30 UTC)
- AS – Perubahan Pendapatan Rata-Rata Per Jam (12:30 UTC)
- AS – Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan (14:00 UTC)
Pada 8 Mei, kalender ekonomi memuat empat rilis data, dengan setidaknya dua di antaranya sangat penting. Dampak latar belakang ekonomi terhadap sentimen pasar pada hari Jumat bisa signifikan selama paruh kedua hari tersebut.
Prediksi dan Kiat-kiat Trading GBP/USD:
Peluang jual dapat muncul hari ini jika pasangan ini kembali memantul turun dari area 1,3596–1,3620 pada grafik per jam, dengan target di 1,3526–1,3539. Peluang beli dapat muncul jika pasangan ini memantul naik dari area 1,3513–1,3539, dengan target 1,3596–1,3620. Posisi long juga dapat dipertimbangkan jika pasangan ini ditutup di atas area 1,3611–1,3620, dengan target di 1,3700.
Level Fibonacci ditarik dari 1,3866–1,3158 pada grafik per jam dan dari 1,3012–1,3868 pada grafik 4 jam.