Analisis Trading dan Tips Trading untuk Poundsterling
Uji harga di 1.3481 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah garis nol, yang menurut saya membatasi potensi penurunan pasangan tersebut. Karena alasan ini, saya tidak menjual pound. Uji kedua di 1.3481 bertepatan dengan posisi MACD yang berada di area jenuh jual, sehingga memicu realisasi Skenario #2: membeli pound. Hasilnya, pasangan ini naik hingga level target 1.3535.
Reaksi tajam pasar dipicu oleh pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump, yang tampaknya tidak memberikan dampak seperti yang diharapkan terhadap nilai tukar dolar. Sebaliknya, mata uang AS justru melemah terhadap poundsterling. Tampaknya slogan kampanye Trump, "Making America Great Again," mulai kehilangan kekuatan dan daya persuasinya seperti dulu. Para investor kemungkinan mulai lelah dengan janji-janji yang tidak selalu diiringi langkah konkret atau rencana yang jelas. Ketiadaan kabar positif atau perubahan ekonomi signifikan yang dapat mendukung dolar telah membuat pelaku pasar meninjau kembali posisi mereka dan beralih ke aset lain.
Sementara itu, dari sisi data ekonomi Inggris, tidak ada rilis baru yang diharapkan pada paruh pertama hari ini. Ketiadaan indikator ekonomi terbaru berarti pergerakan pound saat ini sebagian besar dipengaruhi faktor eksternal, seperti dinamika nilai tukar dolar. Karena alasan ini, kenaikan lanjutan pada GBP/USD masih diharapkan.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih fokus pada penerapan skenario #1 dan #2.
Skenario Beli:
Skenario #1: Saya berencana membeli pound hari ini ketika menyentuh titik masuk di sekitar 1.3530 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 1.3553 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di kisaran 1.3553, saya berniat menutup posisi beli dan langsung membuka posisi jual saat harga terkoreksi turun (menargetkan pergerakan berlawanan arah sekitar 30–35 pip dari level tersebut). Ekspektasi kenaikan pound hari ini dapat meneruskan tren. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada harga 1.3513 ketika indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mendorong pembalikan arah naik di pasar. Kenaikan bisa diantisipasi menuju level berlawanan di 1.3530 dan 1.3553.
Skenario Jual:
Skenario #1: Saya berencana menjual pound hari ini setelah level 1.3513 (garis merah pada grafik) tersentuh, yang dapat memicu penurunan tajam pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 1.3492, di mana saya berniat menutup posisi jual dan langsung membuka posisi beli berlawanan arah (menargetkan pergerakan sekitar 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Penjual pound akan muncul setelah tertembusnya tinggi mingguan. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika harga dua kali berturut-turut menguji level 1.3530, sementara indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mendorong pembalikan arah turun di pasar. Penurunan bisa diantisipasi menuju level berlawanan di 1.3513 dan 1.3492.
Gambaran Umum Grafik
- Garis warna hijau tipis: Harga masuk untuk membeli.
- Garis warna hijau tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi.
- Garis warna merah tipis: Harga masuk untuk menjual.
- Garis warna merah tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi.
- Indikator MACD: Saat memasuki pasar, pertimbangkan kondisi overbought dan oversold.
Tips Penting untuk Trader Forex Pemula
- Bagi trader forex pemula dalam trading Forex, akan sangat krusial atau penting untuk mengambil keputusan dengan berhati-hati. Sebelum terdapat rilis laporan ekonomi secara besar-besaran, sebaiknya Anda menghindari pasar demi menghindari terjadinya fluktuasi secara tajam. Namun apabila Anda memutuskan untuk tetap trading selama rilis berita sedang berlangsung, selalu gunakan order stop-loss demi meminimalisir potensi kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda berisiko kehilangan seluruh modal Anda, kerugian akan menjadi semakin tinggi apabila Anda trading dalam volume besar tanpa dibarengi manajemen uang yang benar.
- Rencana trading yang baik seperti yang disajikan di atas akan menjadi hal penting untuk trading yang sukses. Keputusan trading secara spontan yang diambil berdasarkan kondisi pasar saat ini sering kali menyebabkan kerugian bagi trader forex intraday.